Tugas kelas 8C PJOK.
Gordan Kožulj sedang berenang gaya punggung
Gaya punggung adalah berenang dengan posisi punggung menghadap ke permukaan air. Gerakan kaki dan tangan serupa dengan gaya bebas, tetapi dengan posisi tubuh telentang di permukaan air. Kedua belah tangan secara bergantian digerakkan menuju pinggang seperti gerakan mengayuh. Mulut dan hidung berada di luar air sehingga mudah mengambil atau membuang napas dengan mulut atau hidung.
Sewaktu berenang gaya punggung, posisi wajah berada di atas air sehingga perenang hanya melihat atas dan tidak bisa melihat ke depan. Sewaktu berlomba, perenang memperkirakan dinding tepi kolam dengan menghitung jumlah gerakan.
Berbeda dari sikap start perenang gaya bebas, gaya dada, atau gaya kupu-kupu yang dilakukan di atas balok start, perenang gaya punggung sewaktu berlomba melakukan start dari dalam kolam. Perenang menghadap ke dinding kolam dengan kedua belah tangan memegang besi pegangan. Kedua lutut ditekuk di antara kedua belah lengan, sementara kedua belah telapak kaki bertumpu di dinding kolam.
Gaya punggung adalah gaya berenang yang sudah dikenal sejak zaman kuno. Pertama kali dipertandingkan di Olimpiade Paris 1900, gaya punggung merupakan gaya renang tertua yang dipertandingkan setelah gaya bebas.
Renang Gaya Dada
Renang gaya dada adalah renang yang dilakukan dengan posisi dada menghadap ke bawah. Kelebihan renang gaya ini adalah gerakannya lebih stabil dan memudahkan kepala keluar dari air kapan saja. Bagaimanakah teknik gerakan renang pada gaya ini?
| 1. | Teknik Gerakan Kaki |
| Teknik gerakan kaki pada renang gaya dada dilakukan dengan cara sebagai berikut. |
| a. | Sikap badan telungkup, kedua tangan berpegangan pada pinggiran kolam. | |
| b. | Kepala berada di atas permukaan air, kedua kaki lurus ke belakang. | |
| c. | Kedua lutut ditarik ke samping, kedua kaki lurus ke belakang. | |
| d. | Kedua tumit lepas, kedua kaki dibuka ke samping. | |
| e. | Kedua kaki dirapatkan kembali seperti sikap semula. | |
| f. | Merapatkan kaki harus dilakukan dengan cepat. Gerakannya seperti gerakan mencambuk, pergelangan kaki tetap lemas, hingga badan meluncur. |
| 2. | Teknik Gerakan Tangan |
| Teknik gerakan tangan dilakukan dengan cara sebagai berikut. |
| a. | Sikap badan jongkok atau berdiri, hal ini tergantung pada kedalaman kolam. | |
| b. | Kedua tangan lurus ke depan selebar bahu, telapak tangan menghadap ke bawah serta jari-jari tangan rapat berada di atas permukaan air. | |
| c. | Kedua tangan menekan air ke samping bawah, kedua siku tetap lurus, jari-jari tangan rapat dan lakukan gerakan mendayung. | |
| d. | Pada waktu tangan berada di bawah bahu, dengan membuat sudut kira-kira 45°, kedua tangan ditarik hingga berada di bawah dagu. Kemudian diluruskan kembali ke depan, untuk meluncur. | |
| e. | Wajah menghadap ke bawah dan berada di antara kedua lengan. |
| 3. | Teknik Mengambil Napas |
| Mengambil napas dilakukan dengan gerakan sebagai berikut. |
| a. | Pada waktu kedua tangan masuk ke dalam air, telapak tangan menghadap ke samping dengan jari-jari rapat. | |
| b. | Dagu diangkat ke atas serta pandangan ke depan untuk mengambil napas. | |
| b. | Waktu tangan akan membentuk sudut, kedua telapak tangan menghadap ke bawah. | |
| d. | Kemudian, kedua tangan diluruskan kembali ke depan, muka kembali menghadap ke bawah untuk mengeluarkan napas atau napas dikeluarkan di dalam air. |

🥺
BalasHapus